Sejuta Umat Mendukung

| Gerakan Gotong Royong #MuslimKuasaiMedia

Saat Perjuangan Dimulai, Dimana Komitmen Kita?

Oleh : Haerul Umam
Ketua Pengurus Daerah Provinsi Banten Gerakan Muslim Menguasai Media.

kaum-muslim-india-shalat-subuh-berjamaah-di-masjid-jama-_110407090530-591

APA BENTUK KOMITMEN SAYA KEPADA ISLAM?

Demikian Dr. Fathi Yakan, melalui buku karyanya dengan judul yang sama,  menampar kita manusia-manusia pilihan yang mengaku beragama Islam. Pengakuan saja tidaklah cukup, karena ia harus dibarengi dengan bukti nyata barulah kita menuai hasilnya.

Dalam bukunya tersebut, Dr. Fathi Yakan membagi dua Bentuk Komitmen Kita terhadap Islam, bagian Pertama bentuk komitmen kita kepada Islam dan bagian Kedua bentuk Komitmen kita kepada Harakah Islamiyah.

Berbicara Harakah Islamiyah di Indonesia tentu saja tak kan habis waktu berbulan-bulan untuk memaparkannya. Tak kan pula cukup berjuta-juta lembar kertas untuk menuliskannya. Akan tetapi saat ini ada sebuah gerakan yang digagas oleh anak bangsa yang patut kita sebut sebagai Harakah Islamiyah ia adalah gerakan Sejuta Umat Gotong Royong untuk Media”.

Pada bulan Juli 2016 yang lalu, entah tersindir atau tidak oleh Tulisan Dr. Fathi Yakan ini, tidak kurang dari 10.000 umat Islam di Indonesia berbondong-bondong memberikan dukungan gerakan Sejuta Umat Gotong Royong untuk Media” yang digagas Pak Ferry Koto (@ferrykoto) melalui jejaring sosial di dunia maya.

Gelombang Dukungan pun berdatangan silih berganti selayaknya angin puting beliung menerjang, terus membesar. Hingga kemudian tiba saatnya pembuktian bahwa yang mendukung gerakan ini adalah orang, manusia sungguhan, bukan sekedar buzzer bayaran ataupun hantu gentayangan.

Dan hukum alam pun berlaku, saat mulai dibuka pendaftaran untuk berjuang secara nyata, bergabung jadi pemilik media, jadi anggota Koperasi, satu persatu mundur kebelakang. Memang sudah tabiatnya ketika perjuangan dimulai maka satu persatu mundur kebelakang. Namun Tak perlu kita risau, apalagi putus asa karena ia adalah Sunnatullah, siapa yang bersungguh-sungguh dan siapa yang berpaling ke belakang.

Kini Bahtera itu telah siap berlayar. Meski hanya sedikit membawa perbekalan, Samudera tetaplah harus diarungi, medan juang sudah menanti di hadapan. Sekali layar terkembang, berpantang langkah surut ke belakang.

Lalu pertanyaannya, sudahkah kita berada di dalam Bahtera tersebut?

Di dalam Bahtera yang dulu sama-sama kita kejar, karena keyakinan kita bahwa hanya ada kebaikan di dalamnya. Yang kita yakini, hanya dengan Bergotong Royong, dengan menaiki bersama, pelabuhan tujuan Muslim Menguasai Media akan bisa dicapai. Tidak akan pernah dicapai jika kita hanya diam, tidak ikut naik kedalam Bahtera tersebut.. Yakinkan bahwa diri kita ada di dalamnya.

Jangan kau kemudian meragu dan mengulur-ngulur waktu. Bukankah Allah jua telah menantang kita untuk membela Agama-Nya :“H ai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (Qs. Muhammad : 7)

Jika Allah saja sudah memberikan garansinya kepada kita melalui Ayat di atas, lalu apalah jua yang menghalangi langkah kita untuk bergerak bersama mewujudkan cita-cita?

Tentu kita tak ingin menjadi golongan yang digambarkan dalam ayat berikut ini: “Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (dalam pertempuran). Segolongan berperang di jalan Allah dan yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati.” (Q.s. Ali Imran: 13)

Naudzubillah, semoga kita bukan termasuk golongan orang-orang yang berpaling dari perintah Allah SWT.

Teringat petuah Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib. r.a, “Keburukan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir” . Bukankah saat ini sudah pun berlaku apa yang dinasehatkan Sahabat Nabi tersebut beribu tahun yang lalu?

Tak perlu kita bahas panjang jua lebar, 220 juta jiwa penduduk Indonesia beberapa tahun belakangan telah pun menjadi saksi bagaimana kebusukan yang terbungkus rapih pencitraan Media hingga menyilaukan mata dan mematikan nalar manusia.

Untuk itu Sudahkah KITA BERKOMITMEN KEPADA ISLAM?

Hanya orang-orang yang beriman yang sanggup menjawab tantangan ini. Masih ada waktu dan selalu ada waktu untukmu duhai ksatria-ksatria perindu syurga. Medan laga selalu memanggil mu jiwa-jiwa kaum syuhada.

Bersegeralah dan bersiap siagalah duhai Perwaris tahta Surosowan.

Wallahu’alamu bishawab

Salam Cinta dari Haerul Umam (081316031019, @hure_nih, heroe_yach@yahoo.com)
Ayah 3 orang Anak (sebentar lagi menjadi 4) dan Penyanyi bersuara Tenor yang diamanahi sebagai Ketua Pengda Banten “Media Umat”

2 Comments

Add a Comment
  1. Siap!!! Kita kencangkan ikat pinggang… Kita harus bersatu melawan musuh islam…

  2. Mendukung lalu ketika diajak untuk melangkah lebih maju (mendaftar anggota koperasi) lalu mundur menurut saya tetap lebih baik daripada mendukung secara moril aja ogah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sejuta Umat Mendukung © 2016 Frontier Theme